Bali Raih Dua Penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi, Dapat Apresiasi Rp3,5 Miliar

Facebook
WhatsApp
Telegram

BADUNG, BALI — Provinsi Bali meraih dua penghargaan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Jawa-Bali yang digelar Kementerian Dalam Negeri di Bali Nusa Dua Convention Center, Badung, Jumat (28/8/2026).

Gubernur Bali Wayan Koster hadir langsung dan menerima penghargaan tersebut. Bali dinobatkan sebagai Terbaik I kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, dengan apresiasi sebesar Rp2 miliar.

Bali juga meraih Terbaik II kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan, dengan apresiasi sebesar Rp1,5 miliar. Dengan demikian, total apresiasi yang diterima Pemerintah Provinsi Bali mencapai Rp3,5 miliar.

Koster mengapresiasi Kementerian Dalam Negeri atas penyelenggaraan penghargaan tersebut. Menurutnya, apresiasi kepada pemerintah daerah tidak semata-mata diukur dari nilai atau besaran dana yang diterima.

Lebih dari itu, penghargaan dinilai penting sebagai dorongan bagi kepala daerah untuk terus meningkatkan kinerja pemerintahan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Koster juga menilai pertemuan para kepala daerah dalam ajang tersebut menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sekaligus bertukar pengalaman mengenai pembangunan dan pelayanan publik.

Terkait pemanfaatan apresiasi yang diterima Bali, Koster mengatakan dana Rp3,5 miliar akan diarahkan untuk mendukung perbaikan sejumlah ruas jalan yang rusak di Bali.

Pemanfaatan dana tersebut, kata dia, akan difokuskan pada kebutuhan pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Di bidang kesehatan, Koster menyebut pelayanan kesehatan di Bali saat ini telah menjangkau masyarakat hingga tingkat desa melalui Pusat Pembantu atau Pustu.

Ke depan, kualitas pelayanan Pustu akan terus ditingkatkan dan diarahkan untuk dikembangkan menjadi klinik. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Bali mendekatkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat.

Dua penghargaan yang diraih Bali sekaligus menjadi pengakuan terhadap upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan dasar, khususnya di sektor kesehatan dan pendidikan.

Namun, penghargaan tersebut juga menjadi motivasi bagi Pemerintah Provinsi Bali untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 diikuti 7 provinsi, 93 kabupaten, dan 35 kota di wilayah Jawa dan Bali.

Penilaian dilakukan dalam empat kategori, yakni Implementasi Program 3 Juta Rumah, Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan, serta Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan kinerja pemerintah daerah pada akhirnya berkaitan erat dengan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan pemimpinnya.

Menurut Tito, tata kelola pemerintahan yang baik akan memberikan dampak positif terhadap penilaian masyarakat terhadap kepala daerah.

“Kinerja yang baik pada akhirnya akan berbuah kepercayaan publik. Jika tata kelola pemerintahan bagus, masyarakat akan menilai positif pemimpinnya.”

Selain penghargaan, pemerintah daerah dengan kinerja terbaik juga memperoleh manfaat berupa insentif fiskal.

Insentif tersebut akan disalurkan Kementerian Dalam Negeri ke rekening kas daerah dan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pembiayaan pembangunan maupun pelayanan publik sesuai kebutuhan masing-masing daerah.

Bagi Bali, apresiasi Rp3,5 miliar tersebut selanjutnya diarahkan untuk kebutuhan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung masyarakat, termasuk memperbaiki infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *