Puisi Aku Melihat Indonesia karya Bung Karno Mengema di DPD PDI-P Bali, Generasi Muda Bali Antusias Jaga Persatuan

Facebook
WhatsApp
Telegram

Denpasar – Semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air bergema dalam Lomba Baca Puisi Serangkaian Bulan Bung Karno Tahun 2026 yang diselenggarakan DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali di Aula Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 20 Juni 2026 untuk kategori siswa/mahasiswa dan dilanjutkan Minggu, 21 Juni 2026 untuk kategori umum.

Sejak pagi, suasana lomba dipenuhi antusiasme peserta. Para siswa dan mahasiswa dari seluruh kabupaten/kota di Bali tampil penuh percaya diri membawakan puisi dengan penghayatan, ekspresi, dan karakter yang beragam. Melalui lantunan kata-kata yang sarat makna, para peserta tidak hanya menunjukkan kemampuan seni, tetapi juga menyampaikan pesan kebangsaan yang relevan bagi generasi masa kini.

Bulan Bung Karno menjadi momentum penting untuk mengenang jasa Sang Proklamator sekaligus meneladani nilai-nilai perjuangan yang diwariskannya. Puisi dipilih sebagai media karena mampu menyentuh hati dan menjadi sarana efektif untuk menanamkan semangat nasionalisme, cinta tanah air, serta kesadaran akan pentingnya menjaga persatuan bangsa.

Kegiatan ini dibuka oleh Koordinator Kegiatan, I Ketut Suryadi, S.Sos., M.M., yang hadir mewakili Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa lomba baca puisi tahun ini diikuti oleh 27 peserta, masing-masing tiga orang perwakilan dari sembilan DPC PDI Perjuangan kabupaten/kota se-Bali.

Ia menegaskan bahwa DPD PDI Perjuangan Bali memberikan apresiasi tinggi terhadap karya-karya Bung Karno, yang dikenal tidak hanya sebagai proklamator dan negarawan, tetapi juga sebagai sosok yang memiliki kecintaan besar terhadap sastra. Salah satu karya Bung Karno, Aku Melihat Indonesia, bahkan ditetapkan sebagai puisi wajib yang harus dibawakan oleh seluruh peserta.

“Melalui kegiatan ini, generasi muda diharapkan semakin mengenal sosok Bung Karno secara lebih mendalam, memahami cara berpikirnya, semangat perjuangannya, serta nilai-nilai kehidupan yang diwariskannya kepada bangsa Indonesia,” ungkapnya.

Dalam perlombaan ini, peserta membawakan dua jenis puisi, yakni puisi wajib Aku Melihat Indonesia karya Bung Karno dan satu puisi pilihan. Penampilan peserta dinilai berdasarkan aspek vokal dan artikulasi, penjiwaan, tempo, serta gestur dan penampilan di atas panggung.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ny. Putri Suastini Koster, Kepala Sekretariat DPD PDI Perjuangan Bali, jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Bali, tokoh senior partai, anggota DPRD Provinsi Bali Fraksi PDI Perjuangan, serta anggota DPRD kabupaten/kota se-Bali Fraksi PDI Perjuangan.

Setelah melalui proses penilaian yang ketat dan diskusi panjang, dewan juri akhirnya menetapkan empat peserta terbaik dan satu peserta favorit dari total 27 peserta yang tampil.

Lebih dari sekadar kompetisi, lomba baca puisi ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan gagasan, mengembangkan kecintaan terhadap sastra Indonesia, serta menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan Bung Karno melalui cara yang kreatif dan inspiratif. Diharapkan kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran kebangsaan sekaligus melahirkan generasi muda yang berkarakter, berbudaya, dan mencintai Indonesia.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *