Denpasar – Kehadiran Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali yang juga Gubernur Bali, Wayan Koster, menambah semarak pelaksanaan Final Utsawa Widyatarka Susastra Bali serangkaian Bulan Bung Karno Tahun 2026 yang digelar di Aula DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan yang memperlombakan kategori tingkat SD, SMP, SMA/SMK, dan Perguruan Tinggi ini merupakan puncak rangkaian seleksi yang telah berlangsung sejak bulan Mei. Para finalis terbaik dari berbagai daerah di Bali tampil menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan pemahaman mereka terhadap sastra Bali di hadapan dewan juri.
Acara dibuka oleh Koordinator Kegiatan, I Wayan Artha Dipa, serta dihadiri Kepala Sekretariat DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, jajaran Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali, anggota DPRD kabupaten/kota se-Bali, serta kader partai dari berbagai daerah. Hadir pula Ketua DPRD Kabupaten Badung dan Ketua DPRD Kabupaten Tabanan yang memberikan dukungan terhadap upaya pelestarian bahasa dan sastra Bali melalui jalur pendidikan dan kebudayaan.
Memasuki babak final tingkat SMA/SMK, suasana perlombaan semakin meriah dengan kehadiran Wayan Koster. Kehadiran beliau disambut antusias oleh peserta, pendamping, maupun para tamu undangan yang memadati lokasi kegiatan.
Di tengah padatnya agenda sebagai Gubernur Bali, Wayan Koster menyempatkan diri hadir untuk menyaksikan secara langsung jalannya kompetisi. Beliau tampak serius mengikuti setiap penampilan peserta dan memberikan perhatian penuh terhadap proses lomba yang berlangsung.
Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan generasi muda Bali agar tetap mencintai bahasa, sastra, dan budaya daerahnya.
Tidak hanya hadir sebagai tamu kehormatan, Wayan Koster juga mengikuti rangkaian kegiatan hingga akhir acara. Bersama jajaran pengurus dan panitia, beliau menyerahkan piagam penghargaan kepada para juara sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan para peserta.
Sebagai bagian dari rangkaian Bulan Bung Karno Tahun 2026, Utsawa Widyatarka Susastra Bali menjadi wadah strategis untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya Bali sekaligus memperkuat karakter kebangsaan. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi penerus yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki kebanggaan dan tanggung jawab untuk menjaga serta melestarikan warisan budaya Bali di masa depan.