Gubernur Koster Dukung Bali Bidding Tuan Rumah WCD 2031, Berdampak pada Pariwisata, Ekonomi dan Perkuat Jejaring Kesehatan Internasional

Facebook
WhatsApp
Telegram

DENPASAR, Balivrita.com — Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan dukungan terhadap pencalonan Bali sebagai tuan rumah World Congress of Dermatology (WCD) 2031. Pemerintah Provinsi Bali siap memberikan rekomendasi dan mendukung kebutuhan Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) dalam proses bidding.

Dukungan itu disampaikan Koster saat menerima jajaran PERDOSKI di Jayasabha, Denpasar, Selasa (15/9/2026).

Ketua Umum PERDOSKI periode 2024-2027, dr. Hanny Nilasari, mengatakan Indonesia tengah mempersiapkan diri mengikuti proses bidding tuan rumah WCD 2031 dengan mengajukan Bali sebagai lokasi penyelenggaraan.

Proses pemilihan dijadwalkan berlangsung pada 2027 di Meksiko. Dalam proses tersebut, enam negara akan bersaing untuk menjadi tuan rumah kongres dermatologi internasional tersebut.

“Kami mohon dukungan Pak Gubernur agar Bali, Indonesia, bisa menjadi tuan rumah ajang bergengsi ini. Ada enam negara yang mengajukan diri. Perkiraannya lebih dari 12 ribu peserta, belum lagi pendampingnya,” ujar Hanny.

Bakal Hadirkan 12 Ribu Peserta

WCD merupakan salah satu kongres internasional di bidang dermatologi yang mempertemukan dokter spesialis, ahli, dan akademisi dari berbagai negara.

Forum tersebut menjadi wadah pertukaran ilmu pengetahuan, perkembangan keilmuan, pengalaman klinis, serta penguatan jejaring internasional di bidang dermatologi, venereologi, dan estetika.

Jika Bali terpilih sebagai tuan rumah, WCD 2031 diperkirakan akan dihadiri lebih dari 12 ribu peserta internasional, di luar pendamping peserta.

Jumlah tersebut dinilai berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi Bali, terutama melalui sektor pariwisata dan industri MICE (Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions).

Koster merespons positif pengajuan tersebut. Ia menyatakan Pemprov Bali siap memberikan dukungan yang diperlukan untuk memperkuat posisi Indonesia dalam proses pencalonan.

“Tentu saya dukung. Saya berikan rekomendasi untuk itu. Apa-apa yang diperlukan untuk World Congress of Dermatology, sampaikan,” kata Koster.

Koster Andalkan Pengalaman Bali Gelar Event Dunia

Koster optimistis Bali dapat bersaing dalam proses bidding WCD 2031. Ia merujuk pada pengalaman Bali menjadi tuan rumah sejumlah agenda internasional berskala besar.

Di antaranya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada 2022 dan World Water Forum ke-10 pada 2024.

Menurut Koster, pengalaman tersebut menunjukkan Bali memiliki fasilitas, infrastruktur, dan layanan yang dibutuhkan untuk menggelar kegiatan internasional.

Ia mencontohkan penyelenggaraan World Water Forum ke-10 pada 2024. Koster mengatakan Bali mendapat dukungan mayoritas dalam proses pemilihan tuan rumah forum tersebut.

“Daya tarik Bali luar biasa untuk event internasional,” ujar Koster.

Selain pengalaman menyelenggarakan forum global, Koster menyebut daya tarik Bali sebagai destinasi pariwisata internasional menjadi salah satu nilai tambah dalam pencalonan tersebut.

Ketersediaan infrastruktur pariwisata, kekayaan budaya, serta potensi alam Bali dinilai dapat mendukung penyelenggaraan kongres yang melibatkan ribuan peserta dari berbagai negara.

Dorong Bali Jadi Destinasi Wisata Medis dan Ilmiah

Jika terpilih, penyelenggaraan WCD 2031 tidak hanya berpotensi memberikan dampak terhadap sektor pariwisata dan ekonomi Bali.

Kongres tersebut juga dapat membuka ruang lebih luas bagi pengembangan jejaring internasional di bidang kesehatan.

Kehadiran ribuan dokter spesialis, ahli, dan akademisi dari berbagai negara diharapkan memperkuat pertukaran pengetahuan dan pengalaman dengan tenaga medis Indonesia.

Penyelenggaraan WCD di Bali juga berpotensi memperkuat posisi Pulau Dewata sebagai destinasi kegiatan ilmiah, medis, dan MICE berskala internasional.

Dengan pengalaman menjadi tuan rumah berbagai agenda global dan dukungan pemerintah daerah, Pemprov Bali menyatakan siap berkoordinasi dengan PERDOSKI untuk memenuhi kebutuhan pencalonan.

Proses tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya Indonesia memenangkan bidding dan menjadikan Bali sebagai tuan rumah World Congress of Dermatology 2031.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *