Reses di Desa Adat Belayu, Eka Putra Nurcahyadi Dorong Konsolidasi Pemuda dan Pembentukan Paguyuban Seni

Facebook
WhatsApp
Telegram

TABANAN, BALIVRITA – Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Putu Eka Putra Nurcahyadi, S.H., M.H., memanfaatkan masa resesnya untuk memperkokoh peran pemuda dan seniman lokal di Balai Tat Wam Asi, Desa Adat Belayu, Kecamatan Marga, pada Rabu (29/7/2026). Dalam forum tersebut, politisi PDI Perjuangan ini memberikan dukungan penuh atas penyegaran struktur Sabha Yowana serta pembentukan Paguyuban Kesenian Desa Adat Belayu yang dihadiri oleh perwakilan sembilan Sekaa Teruna setempat.

Eka Putra menegaskan bahwa keberadaan Sabha Yowana dan wadah kesenian ini memegang peranan krusial sebagai benteng utama dalam menjaga kelestarian tradisi Bali. Menurutnya, nilai-nilai luhur seperti semangat ngaturang ayah harus terus ditanamkan agar warisan leluhur tidak terputus dan tetap relevan di tengah arus modernisasi.

Lebih lanjut, wakil rakyat asal Belayu ini mengingatkan pentingnya mengintegrasikan filosofi Tri Hita Karana dalam setiap aktivitas kebudayaan. Pembentukan paguyuban seni diharapkan mampu menjadi ruang kolaborasi yang solid bagi para seniman lintas generasi untuk merawat jati diri serta melestarikan identitas budaya khas Belayu melalui tradisi gotong royong.

Sebagai figur masyarakat sekaligus wakil rakyat di Komisi I DPRD Tabanan, Eka Putra berkomitmen untuk terus mengawal pembinaan generasi muda dan penguatan kelembagaan adat. Lewat momentum reses ini, penyaluran aspirasi warga tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga diprioritaskan pada pengembangan sumber daya manusia serta penguatan akar budaya desa adat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *