Menganyam Cita dalam Taman Sarinya Indonesia, DPD PDI Perjuangan Bali Gelar Lomba Fashion Show Bulan Bung Karno 2026

Facebook
WhatsApp
Telegram

Denpasar – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno Tahun 2026, DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali menggelar Lomba Fashion Show bertajuk “Menganyam Cita dalam Taman Sarinya Indonesia” di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar, Jumat (12/6/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu ruang kreatif untuk menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan dan kebangsaan yang diwariskan oleh Proklamator sekaligus Bapak Bangsa, Bung Karno. Melalui karya busana dan kreativitas para desainer, semangat persatuan dalam keberagaman diwujudkan dalam sebuah pertunjukan yang sarat makna.

Acara dibuka oleh Koordinator Kegiatan, Ni Putu Diah Pradnya Maharani. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa setiap Bulan Juni bukan sekadar momentum mengenang sejarah, melainkan juga merawat api semangat perjuangan Bung Karno.

“Setiap Bulan Juni, kita tidak hanya memperingati kalender sejarah, tetapi sedang merawat api semangat Sang Proklamator, Bapak Bangsa Bung Karno. Malam ini (Jumat 12 Juni 2026) DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali memilih cara yang berbeda untuk menyalakan api perjuangan itu, yaitu melalui guratan kain, potongan pola, dan keindahan karya busana,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa tema “Menganyam Cita dalam Taman Sarinya Indonesia” terinspirasi dari pidato historis Bung Karno saat menyampaikan gagasan lahirnya Pancasila pada 1 Juni 1945. Dalam pidato tersebut, Bung Karno membayangkan Indonesia sebagai sebuah taman sari yang indah karena dipenuhi berbagai bunga dengan warna, aroma, dan karakter yang berbeda-beda, namun tetap tumbuh harmonis dalam satu taman yang sama.

“Konsep taman sari itulah yang malam ini kami hadirkan ke atas panggung. Para desainer terbaik Bali kami undang untuk menganyam imajinasi dan cita-cita menjadi karya fashion yang mencerminkan keberagaman sekaligus persatuan Indonesia,” tambahnya.

Lomba fashion show tahun ini mempertandingkan empat kategori busana, yakni Busana Adat, Busana Formal, Busana Casual Tanpa Logo, dan Busana Casual dengan Logo PDI Perjuangan. Setiap DPC PDI Perjuangan kabupaten/kota se-Bali mengirimkan satu pasang peserta pada masing-masing kategori, sehingga total terdapat 36 pasang model yang tampil membawakan karya terbaik mereka di atas panggung.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah apresiasi terhadap kreativitas desainer lokal sekaligus ruang ekspresi generasi muda dalam memaknai nilai-nilai kebangsaan melalui dunia fashion.

Acara berlangsung meriah dan mendapat dukungan dari berbagai tokoh. Hadir dalam kesempatan tersebut Ibu Gubernur Bali Putri Suastini Koster, Ibu Wakil Gubernur Bali Seniasih Giri Prasta, Bendahara DPD PDI Perjuangan Bali yang juga Ketua DPRD Provinsi Bali, Ibu Wakil Bupati Badung Yunita Oktarini, Ibu Wakil Bupati Tabanan Budiasih Dirga, anggota DPRD Provinsi Bali Fraksi PDI Perjuangan, anggota DPRD Kabupaten/Kota se-Bali Fraksi PDI Perjuangan, serta para desainer terbaik Bali yang turut memberikan semangat kepada para peserta.

Melalui lomba ini, DPD PDI Perjuangan Bali berharap semangat Bung Karno terus hidup dan menginspirasi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berkarya, menjaga keberagaman, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap bangsa dan budaya Indonesia. Fashion tidak hanya menjadi sarana ekspresi, tetapi juga media untuk merajut persatuan dalam keberagaman sebagaimana cita-cita Indonesia yang digagas Bung Karno.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *